Loading...
Pekan lalu, kehadiran situs web NikahSirri.com mengejutkan publik lantaran menyediakan informasi dan layanan yang tak biasa, mulai dari memfasilitasi kawin kontrak hingga lelang keperawanan/keperjakaan. Situs ini juga berupaya mengutip uang dari klien dengan mewajibkan membayar apa yang disebut mahar.
Aris Wahyudi, adalah orang yang bertanggungjawab atas pembuatan situs web tersebut. Bisa dibilang dia pendirinya. Dia dibantu oleh 7 orang lainnya yang masuk dalam tim.
Situs tersebut berisikan pelelangan perawan dan perjaka.
Baru rilis beberapa hari saja, laman buatan Aris Wahyudi ini loangsung menuai kritik tajam dari warganet.
Banyak yang menganggap situs nikahsirri sebagai bisnis prostusi onile terselubung.
Hal itu pun terbukti dengan terciduknya Aris Wahyudi oleh pihak berwajib.
Aris Wahyudi, diciduk polisi pada Minggu (24/9/2017) dini hari.
Aris pun dimintai keterangan oleh mapolda Metro Jaya selama 1x24 jam.
Aris beranggapan jika nikah siri merupakan kearifan lokal dan dirinya mencoba mengangkat hal itu kembali.
Lalu siapa sih Aris Wahyudi ini?
Berikut rangkuman fakta-fakta mengejutkan dari seorang Aris Wahyudi atau yang kerap dipanggil Arwah ini.
1. Aris mengaku terima ratusan email yang tanyakan paket nikah siri
Ssaat diwawancarai, Aris Wahyudi mengaku bahwa pihaknya sedang bernegosiasi soal harga sewa dengan pemilik sebuah rukan di Galaxy, Bekasi Selatan.
"Rencananya kami akan menyewa rukan di Galaxy, namun karena belum ada kantor, sementara pakai rumah saya dulu yang disewa Rp 20 juta per tahun ini," ungkapnya saat diwawancarai Sabtu (23/9/2017).
Aris juga mengaku bahwa rasa ketertarikan masyuarakat terhadap situs buatannya ini cukup tinggi.
Sejak diresmikan di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (19/9/2017) dia mengaku bahwa sudah banyak masyarakat yang ingin berpartisipasi.
Namun, karena belum memiliki kantor tetap, keinginan masyarakat yang diakui banyak tersebut hanya bisa disampaikan lewat e-mail.
"Sudah ada ratusan e-mail yang masuk untuk berpartisipasi dalam program ini."
"Bahkan telepon saya terus berdering karena banyak yang menanyakan program ini," ujar Aris.
2. CEO Uberjek
Sebelum membuat situs nikahsirri.com, rupanya Aris sudah pernah mencoba usaha lain.
Aris pernah menjadi CEO transportasi berbasis aplikasi bernama UberJek.
UberJek sebenarnya baru beroperasi di wilayah Karawang, Magelang, dan Bengkulu.
Namun dikabarkan pihak UberJek pernah menipu para tukang ojek yang hendak bergabung.
3. Terancam pasal berlapos karena menggunakan koin bergambar cabul
Pihak kepolisian menjerat Aris dengan pasal berlapis yakni Pasal 4, Pasal 29, dan Pasal 30 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi.
Selain itu, bapak tiga anak ini juga diberatkan dengan pasal 27, pasal 45, dan pasal 52 ayat 1 UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Hal itu lantaran koin mahar yang dipasang dalam situsnya terlihat tidak senonoh.
Koin mahar tersebut berwarna emas di bagian pinggir dan perak di bagian tengah.
Tampak ada gambar pria sedang bersenggama dengan seorang wanita dalam posisi G-Whiz.
Meski alat kelamin dari keduanya tidak terlihat, kedua payudara sang wanita terlihat jelas beserta putingnya.
Rencananya koin mahar tersebut akan dijadikan alat transaksi antara mitra (peserta lelang) dan klien (pemilih lelang) dalam situs nikahsirri.com.
4. Pendiri Partai Ponsel
Selain Uberjek dan Nikahsirri, rupanya Aris ini juga memiliki situs yang lain.
Nama dari situs tersebut adalah Partai Ponsel.
Sama seperti situs nikahsirri, situs Partai Ponsel ini juga menuai kritik dari warganet.
Lihat saja gambar di atas tersebut.
5. Meraup jutaan rupiah dalam beberapa hari
Rupanya dalam waktu empat hari saja, Aris Wahyudi dapat meraup uang jutaan rupiah lewat situs lelang perawannya tersebut.
"Dalam situs itu dibagi jadi dua yakni klien dan mitra. Untuk klien adalah mereka yang ingin mencari pasangan, jumlahnya sudah 2700 orang.
Sedangkan untuk mitra yang terdiri dari calon mempelai wanita, calon mempelai pria, penghulu dan saksi, jumlahnya sudah 300 orang," jelasnya saat menggelar konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Minggu (24/9).
Berdasarkan pemeriksaan sementara, Dirkrimsus Polda Metro Jaya sudah menemukan uang sejumlah Rp. 5 juta dari hasil transaksi situs nikasiri.com.
Tentunya hasil itu didapatkan dari keuntungan 20% setiap transaksi pembelian koin.
"Keuntungan yang masuk kurang lebih Rp 5 juta dalam transaksi tabungan, baru kita lihat siapa saja klien yang sudah melakukan transaksi," tambah Adi.
6. Mengaku lulusan universitas luar negeri
Rupanya si Aris Wahyudi ini merupakan lulusan universitas luar negeri.
Aris Wahyudi adalah lulusan University of Essex Inggris bidang elektro.
"Saya sendiri lulusan S1 bidang elektro dari University of Essex (Inggris) dan program Habibie," ujar Aris.
Aris juga menuliskan bahwa dirinya memang lulusan luar negeri melalui situs Partaiponsel.org yang ia dirikan.
7. Gila karena kalah pilkada
Hal mengejutkan ini dilontarkan langsung dari mulut sang istri.
Suami saya sudah gila, dari semenjak dia kalah di pilkada 2008 di Banyumas."
"Sampai mengeluarkan buku yang ingin bergabung dengan Amerika tahun berapa saya lupa."
"Yang terakhir dia bikin situs ini," ujar Rani saat ditemui di kediamannya, Perumahan TNI AU Angkasa Puri, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Senin (25/9/2017).
"Saya sudah enggak kuat. Saya enggak tau apa-apa lagi."
"Saya cuma kasih tahu itu aja," imbuh Rani sambil terisak.
Rani mengaku dirinya tidak tahu kalau suaminya membuat situs lelang perawan tersebut.
Aris sendiri juga tidak pernah menceritakan situs tersebut pada istrinya sendiri.
Aris Wahyudi, adalah orang yang bertanggungjawab atas pembuatan situs web tersebut. Bisa dibilang dia pendirinya. Dia dibantu oleh 7 orang lainnya yang masuk dalam tim.
Situs tersebut berisikan pelelangan perawan dan perjaka.
Baru rilis beberapa hari saja, laman buatan Aris Wahyudi ini loangsung menuai kritik tajam dari warganet.
Banyak yang menganggap situs nikahsirri sebagai bisnis prostusi onile terselubung.
Hal itu pun terbukti dengan terciduknya Aris Wahyudi oleh pihak berwajib.
Aris Wahyudi, diciduk polisi pada Minggu (24/9/2017) dini hari.
Aris pun dimintai keterangan oleh mapolda Metro Jaya selama 1x24 jam.
Aris beranggapan jika nikah siri merupakan kearifan lokal dan dirinya mencoba mengangkat hal itu kembali.
Lalu siapa sih Aris Wahyudi ini?
Berikut rangkuman fakta-fakta mengejutkan dari seorang Aris Wahyudi atau yang kerap dipanggil Arwah ini.
1. Aris mengaku terima ratusan email yang tanyakan paket nikah siri
Ssaat diwawancarai, Aris Wahyudi mengaku bahwa pihaknya sedang bernegosiasi soal harga sewa dengan pemilik sebuah rukan di Galaxy, Bekasi Selatan.
"Rencananya kami akan menyewa rukan di Galaxy, namun karena belum ada kantor, sementara pakai rumah saya dulu yang disewa Rp 20 juta per tahun ini," ungkapnya saat diwawancarai Sabtu (23/9/2017).
Aris juga mengaku bahwa rasa ketertarikan masyuarakat terhadap situs buatannya ini cukup tinggi.
Sejak diresmikan di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (19/9/2017) dia mengaku bahwa sudah banyak masyarakat yang ingin berpartisipasi.
Namun, karena belum memiliki kantor tetap, keinginan masyarakat yang diakui banyak tersebut hanya bisa disampaikan lewat e-mail.
"Sudah ada ratusan e-mail yang masuk untuk berpartisipasi dalam program ini."
"Bahkan telepon saya terus berdering karena banyak yang menanyakan program ini," ujar Aris.
2. CEO Uberjek
Sebelum membuat situs nikahsirri.com, rupanya Aris sudah pernah mencoba usaha lain.
Aris pernah menjadi CEO transportasi berbasis aplikasi bernama UberJek.
UberJek sebenarnya baru beroperasi di wilayah Karawang, Magelang, dan Bengkulu.
Namun dikabarkan pihak UberJek pernah menipu para tukang ojek yang hendak bergabung.
3. Terancam pasal berlapos karena menggunakan koin bergambar cabul
Pihak kepolisian menjerat Aris dengan pasal berlapis yakni Pasal 4, Pasal 29, dan Pasal 30 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi.
Selain itu, bapak tiga anak ini juga diberatkan dengan pasal 27, pasal 45, dan pasal 52 ayat 1 UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Hal itu lantaran koin mahar yang dipasang dalam situsnya terlihat tidak senonoh.
Koin mahar tersebut berwarna emas di bagian pinggir dan perak di bagian tengah.
Tampak ada gambar pria sedang bersenggama dengan seorang wanita dalam posisi G-Whiz.
Meski alat kelamin dari keduanya tidak terlihat, kedua payudara sang wanita terlihat jelas beserta putingnya.
Rencananya koin mahar tersebut akan dijadikan alat transaksi antara mitra (peserta lelang) dan klien (pemilih lelang) dalam situs nikahsirri.com.
4. Pendiri Partai Ponsel
Selain Uberjek dan Nikahsirri, rupanya Aris ini juga memiliki situs yang lain.
Nama dari situs tersebut adalah Partai Ponsel.
Sama seperti situs nikahsirri, situs Partai Ponsel ini juga menuai kritik dari warganet.
Lihat saja gambar di atas tersebut.
5. Meraup jutaan rupiah dalam beberapa hari
Rupanya dalam waktu empat hari saja, Aris Wahyudi dapat meraup uang jutaan rupiah lewat situs lelang perawannya tersebut.
"Dalam situs itu dibagi jadi dua yakni klien dan mitra. Untuk klien adalah mereka yang ingin mencari pasangan, jumlahnya sudah 2700 orang.
Sedangkan untuk mitra yang terdiri dari calon mempelai wanita, calon mempelai pria, penghulu dan saksi, jumlahnya sudah 300 orang," jelasnya saat menggelar konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Minggu (24/9).
Berdasarkan pemeriksaan sementara, Dirkrimsus Polda Metro Jaya sudah menemukan uang sejumlah Rp. 5 juta dari hasil transaksi situs nikasiri.com.
Tentunya hasil itu didapatkan dari keuntungan 20% setiap transaksi pembelian koin.
"Keuntungan yang masuk kurang lebih Rp 5 juta dalam transaksi tabungan, baru kita lihat siapa saja klien yang sudah melakukan transaksi," tambah Adi.
6. Mengaku lulusan universitas luar negeri
Rupanya si Aris Wahyudi ini merupakan lulusan universitas luar negeri.
Aris Wahyudi adalah lulusan University of Essex Inggris bidang elektro.
"Saya sendiri lulusan S1 bidang elektro dari University of Essex (Inggris) dan program Habibie," ujar Aris.
Aris juga menuliskan bahwa dirinya memang lulusan luar negeri melalui situs Partaiponsel.org yang ia dirikan.
7. Gila karena kalah pilkada
Hal mengejutkan ini dilontarkan langsung dari mulut sang istri.
Suami saya sudah gila, dari semenjak dia kalah di pilkada 2008 di Banyumas."
"Sampai mengeluarkan buku yang ingin bergabung dengan Amerika tahun berapa saya lupa."
"Yang terakhir dia bikin situs ini," ujar Rani saat ditemui di kediamannya, Perumahan TNI AU Angkasa Puri, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Senin (25/9/2017).
"Saya sudah enggak kuat. Saya enggak tau apa-apa lagi."
"Saya cuma kasih tahu itu aja," imbuh Rani sambil terisak.
Rani mengaku dirinya tidak tahu kalau suaminya membuat situs lelang perawan tersebut.
Aris sendiri juga tidak pernah menceritakan situs tersebut pada istrinya sendiri.
Loading...
Aris Wahyudi dan Fakta-Fakta Pendiri Situs web NikahSirri.com "mulai dari memfasilitasi kawin kontrak hingga lelang keperawanan/keperjakaan."
4/
5
Oleh
Unknown