Minggu, 29 Oktober 2017

Sindrom putri tidur,...Gadis Terlelap 14 Hari. "Penyakit saraf yang langka, penderita tak dapat mengendalikan rasa ngantuk".

Sindrom putri tidur,...Gadis Terlelap 14 Hari. "Penyakit saraf yang langka, penderita tak dapat mengendalikan rasa ngantuk".

Loading...
Baru-baru ini masyarakat dikagetkan dengan seorang remaja asal Banjarmasin bernama Siti Raisa Miranda (13) yang tidur selama lebih dari dua pekan.

Siswi kelas 1 SMP yang akrab disapa Icha itu diduga terkena Kleine-Levin syndrome atau sindrom Putri Tidur, penyakit saraf yang langka di mana penderita tak dapat mengendalikan rasa ngantuk.



Siti Raisa Miranda atau yang disapa Echa si Putri Tidur dari Banjarmasin telah terbangun.
Untuk kesekian kalinya tidur panjang, mata Echa sulit terpejam lagi.
Perkembangan terkini seputar bocah berusia 14 tahun ini diungkap salah satu {anggota|member} DPRD Kalimantan Selatan, HM Rosehan NB ketika menjenguk Echa di RSUD Ansari Saleh Banjarmasin, 

"Penyakit ini diawali dengan gejala  hypersomnia atau kantuk berlebihan bahkan jika terjadi serangan episode bisa enam hari, beberapa minggu, bahkan satu bulan, terus hilang kemudian tidak tahu kapan bisa muncul kembali," sambung dia.

Uniknya, menurut Andreas, penderita sindrom Putri Tidur tidak mengalami gangguan pada organ vitalnya. "Tekanan darah, fungsi jantung semua normal," ujar dia.

Kendati sudah tertidur selama 14 hari, Siti Raisa Miranda atau Echa, warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan, tetap tidak memberikan respons saat dibangunkan. Bahkan Echa tertidur kembali setelah sempat terjaga untuk buang air dan makan minum.

Sindrom ini biasa muncul pada usia remaja dan jarang sekali ditemukan.

"Bisa bangun tapi tidak terjaga, kesadarannya tidak penuh. Disuruh makan, mandi, bisa saja, tapi kemudian tidur lagi," kata Andreas.

Hingga kini belum ada pengobatan untuk sindrom sejenis ini.

"Hanya pengobatan simptomatik untuk mengurangi rasa kantuknya dan memuaskan selera makan karena ada gangguan perilaku juga, saat terjaga selera makan tinggi sekali," ujar Andreas.

Untuk kasus Icha, Andreas menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan yang komprehensif dari seluruh tim dokter, mulai dari dokter saraf hingga psikiatri karena banyak penyakit lain yang juga ditandai dengan hypersomnia, bukan hanya sindrom Putri Tidur.
Loading...

Related Posts

Sindrom putri tidur,...Gadis Terlelap 14 Hari. "Penyakit saraf yang langka, penderita tak dapat mengendalikan rasa ngantuk".
4/ 5
Oleh